PROFIL PGRI

Sumber : www.pgri.co.id

PROFIL PGRI

PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA

NAMA : WIDODO HADI RAHAYU
PRODI : BAHASA INGGRIS
KELAS : A PAGI
SEMSETER : GANJIL

NAMA ORGANISASI
Persatuan Guru Republik Indonesia (Teachers Association of the Republic of Indonesia, disingkat “PGRI”, didirikan 25 November1945 hanya 100 hari setelah hari proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. PGRI menganut ideology dan filosofi Pancasila and Undang-undang.
LEGALITAS DAN PENGAKUAN
PGRI terdaftar di Departemen Hukum dan HAM pada 20 November 1945, nomor : I.A.5/82/2
Sebagai organisasi serikat kerja PGRI telah terdaftar pada Departemen Tenaga Kerja pada 10 Agustus 1999, nomor: 370/M/BW/1999
JATI DIRI PGRI
PGRI adalah organisasi perjuangan, profesi, dan tenagakerjaan, berskala nasional yang bersifat :
1. Unitaristik, tanpa mmemandang perbedaan ijzah, tempat bekerja, kedudukan,suku, jenis kelamin, agama, dan asal usu
2. independent, yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagai fiha
3. non partai politik, bukan partai politik, tidak terkait dan atau mengikat diri pada kekuatan organisasi/partai politik manapun.
PGRI bertujuan :
1. Mewujudkan cita-cita Proklamasi Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mempertahankan, mengamankan, serta mengamalkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945
2. Berperan aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya
3. Berperan serta mmengembangkan system dan pelaksanaan pendidikan nasional
4. Mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya
5. Menjaga, memelihara, membela, serta meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kesejahteraan anggota serta kesetiakawanan organisasi.

VISI DAN MISI

Visi PGRI
” Terwujudnya organisasi mandiri dan dinamis yang dicintai anggotanya, disegani mitra, dan diakui perannya oleh masyarakat”. PGRI didirikan untuk mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dengan program utamadi bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru.

Misi PGRI
a. Mewujudkan Cita-cita Proklamasi
PGRI bersama komponen bangsa yang lain berjuang, yaitu berusaha secara
konsisten mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sesuai amanat Undang
undang Dasar 1945.

b. Mensukseskan Pembangunan Nasional
PGRI bersamakomponen bangsa malaksnakan pembangunan bangsa khususnya di bidang pendidikan

c. Memajukan Pendidikan Nasional
PGRI selalu berusaha untuk terlaksananya system penddikan nasional, berusaha
selalu memberikan masukan-masukan tentang pembangunan pendidikan kepada
Departemen Pendidikan Nasional

d. Meningkatkan Profesionalitas Guru
PGRI berusaha dengan sungguh-sungguh agar guru menjadi profesional sehingga
pembangunan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dapat
direalisasikan

e. Meningkatkan Kesejahteraan Guru
Agar guru dapat profesional maka guru harus mendapatkan imbal jasa yang baik,
ada perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas sehingga ada rasa aman,
Ada pembinaan karir yang jelas. Guru harus sejahtera, Porfesional, dan
terlindungi.

KEPENGURUSAN
Pimpinan organisasi tingkat pusat berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia. Jenjang kepengurusan terdiri atasPengurus Besar, untuk tingkat pusat, berkedudukan di Ibukota negara, berjumlah 2 orang pengurus,
1. Pengurus PGRI Provinsi, berkedudukan di Ibukota Provinsi, sebanyak 30 buah masing-masing berjumlah 20 orang anggota pengurus.
2. Pengurus PGRI Kabupaten/Kota, berkedudukan di Ibukota Kabupaten/Kotamadya, sebanyak 350 buah, masing-masing 17 oarang anggota pengurus.
3. Pengurus Cabang, berkedudukan di Ibukota kecamatan atau Unit Kerja, sebanyak 4126 buah, masing-masing 15 orang anggota pengurus.
4. Pengurus Ranting, berkedudukan di unit kerja/desa, sebanyak 68.139 buah, masing-masing 5 orang anggota pengurus
5. Kenggotaan
6. Yang menjadi anggota PGRI adalah Warga Negara Republik Indonesia khususnya para guru dan tenaga kependidikan lainnya yang secara sekarela mengajukan permohonan menjadi anggota serta memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga. Ada tiga macam keanggotaan PGRI yaitu anggota biasa, anggota luar biasa, dan anggota kehormatan yang secara teknis diatur dalam Anggaran RUmah Tangga. Secara nasional, jumlah anggota PGRI adalah sebanyak 2,9 juta orang (kurang lebih 80% dari jumlah guru).
Anak Lembaga PGRI
Untuk menunjang kinerjanya PGRI memiliki sejumlah anak lembaga, yaitu :

1. YPLP PGRI (Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan) yaitu Yayasan yang mengelola dan membina lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan PGRI; 3394 sekolah mulai dari tingkat TK sampai dengan SMA/SMU/SMK, serta 60 perguruan tinggi.
2. LKBH PGRI (Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) yaitu lembaga yang memberikan pelayanan konsultasi dan bantuan hukum bagi anggota PGRI
3. BP-GGI(Badan Pengelola Gedung Guru Indonesia) yaitu badan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab mengelola Gedung Guru,
4. Induk Koperasi PGRI, yaitu badan hukum yang berbentuk koperasi
untuk meningkatkan kesejahteraan anggota;
5. Badan Penerbitan PGRI ,yaitu badan yang mengelola majalah Suara Guru sebagai media organisasi yang terbit satu bulan sekali, menerbitkan jurnal, makalah, dan sebagainya.
6. BPR Guru “Bank Guru Indonesia”yaitu bank bagi para guru yang pendiriannya akan dilakukanperiode2010/2011.

ARTI LAMBANG PB PGRI
Bentuk

Cakra/Lingkaran melambangkan cita-cita luhur dan daya upaya menunaikan pengabdian terus- menerus.

Ukuran, corak, dan warna

Bidang bagian pinggir Lingkaran berwarna merah melambangkan pengabdian yang dilandasi kemurnian dan kebernian bagi kepentingan rakyar. Warna putih dengan tulisan “Persatuan Guru Republik Indonesia” melambangkanpengabdian yang dilandasi kesucian dan kasih sayang. Panduan warna pinggir merah-putih melambangkan pengabdian kepada negara, bangsa dan tanah air Indonesia.

Suluh berdiri tegak bercorak 4 garis tegak dan datar berwarna kuning

Melambangkan fungsi guru (pada pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan perguruan tinggi) dengan hakikat tugas pengabdian guru sebagai pendidik yang besar dan luhur.

Nyala Api dengan 5 sinar warna merah

Melambangkan arti ideologi Pancasila dan arti teknis yakni sasaran budi pekerti, cipta, rasa, karsa dan karya generasi.

Empat buku mengapit suluh

Dengan posisi 2 datar dan 2 tegak (simetris) dengan warna corak putih melambangkan sumber ilmu yang
menyangkut nilai-nilai moral, pengetahuan, keterampilan dan ahlak bagi tingkatan lembaga-lembaga pendidikan pra-sekolah, dasar, menengah dan tinggi.

Warna dasar tengah hijau,
Melambangkan kemakmuran generasi.

ANGGARAN DASAR
DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PGRI
————————————————————————————————————————
ANGGARAN DASAR
PEMBUKAAN
Didorong oleh keinginan luhur untuk berperanserta secara aktif menegakkan, mengamankan, mengisi dan melestarikan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 serta usaha mencerdaskan kehidupan bangsa seperti terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dan mewujudkan peningkatan harkat, martabat, dan kesejahteraan guru khususnya serta tenaga kependidikan pada umumnya, maka perlu dibentuk suatu organisasi.
Atas berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, maka pada 25 November 1945 dalam kongres guru Indonesia di Surakarta, telah didirikan satu organisasi guru dengan nama Persatuan Guru Republik Indonesia disingkat PGRI.
PGRI sebagai tempat berhimpunnya segenap guru dan tenaga kependidikan lainnya merupakan organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan yang berdasarkan Pancasila, bersifat unitaristik, independen, dan non politik praktis, secara aktif menjaga, memelihara, mempertahankan, dan meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa yang dijiwai semangat kekeluargaan, kesetiakawanan sosial yang kokoh serta sejahtera lahir batin, dan kesetiakawanan organisasi baik nasional maupun internasional.
PGRI beserta seluruh anggotanya secara terus menerus berupaya mewujudkan pengabdiannya melalui pembinaan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya, membina serta mengembangkan pendidikan dan kebudayaan bagi pembangunan Indonesia dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.
PGRI sebagai organisasi perjuangan mengemban amanat dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, menjamin, menjaga, dan mempertahankan keutuhan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan membudayakan nilai-nilai luhur Pancasila.
Guru sebagai salah satu pilar pelaksana pembangunan pendidikan dituntut memiliki integritas dan kemampuan profesional yang tinggi agar mampu melaksanakan darma baktinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. PGRI bertujuan dan berupaya membina, mempertahankan, dan meningkatkan harkat dan martabat guru melalui peningkatan kemampuan profesionalnya dan kesejahteraan guru beserta keluarganya.
Atas dasar hal-hal tesebut di atas maka disusunlah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PGRI sebagai berikut :

BAB I
NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN
Pasal I
Organisasi ini bernama Persatuan Guru Republik Indonesia disingkat PGRI.
Persatuan Guru Republik Indonesia didirikan pada 25 November 1945 dalam Kongres Guru Indonesia di Surakarta untuk waktu yang tidak ditentukan.
Organisasi tingkat nasional berkedudukan di ibukota negara Republik Indonesia.

BAB II
D A S A R
Pasal 2
PGRI berdasarkan Pancasila dan Undang undang Dasar 1945

BAB III
JATI DIRI

Pasal 3
PGRI adalah organisasi perjuangan, organisasi profesi dan organisasi ketenagakerjaan

BAB IV
SIFAT DAN SEMANGAT

Pasal 4
PGRI adalah organisasi yang bersifat :
unitaristik tanpa memandang perbedaan ijazah, tempat kerja, kedudukan, agama, suku, golongan, gender, dan asal-usul,
independen yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagai pihak,
non partai politik, bukan merupakan bagian dari dan tidak berafiliasi kepada partai politik.
PGRI memiliki dan melandasi kegiatannya pada semangat demokrasi, kekeluargaan, keterbukaan dan tanggung jawab etika, moral serta hukum.

BAB V
KEDAULATAN
Pasal 5
Kedaulatan organisasi ada di tangan anggota dan dilaksanakan sepenuhnya oleh Kongres.

BAB VI
TUJUAN

Pasal 6
PGRI bertujuan :
mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,
berperanserta aktif mencapai tujuan nasional dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk manusia Indonesia seutuhnya,
berperanserta mengembangkan sistem dan pelaksanaan pendidikan nasional,
mempertinggi kesadaran dan sikap guru, meningkatkan mutu dan kemampuan profesi guru dan tenaga kependidikan lainnya,
menjaga, memelihara, membela serta meningkatkan harkat dan martabat guru dan tenaga kependidikan melalui peningkatan kesejahteraan serta kesetiakawanan anggota.

BAB VII
TUGAS DAN FUNGSI
Pasal 7
PGRI mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :
Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Membela, mempertahankan, mengamankan dan mengamalkan Pancasila.
Mempertahankan dan melestarikan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Meningkatkan integritas bangsa dan menjaga tetap terjamin serta terpeliharanya keutuhan kesatuan dan persatuan bangsa.
Melaksanakan dan mengembangkan Sistem Pendidikan Nasional.
Membina dan bekerja sama dengan Himpunan/Ikatan/Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis di bidang pendidikan yang secara sukarela menyatakan diri bergabung dan atau bermitra dengan PGRI.
Mempersatukan semua guru dan tenaga kependidikan di semua jenis, jenjang dan satuan pendidikan guna meningkatkan pengabdian dan peranserta di dalam pembangunan nasional.
Mengupayakan dan mengevaluasi terlaksananya peningkatan kualifikasi akademik, sertifikasi, akreditasi, sebagai lisensi bagi pengukuhan kompetensi profesi guru.
Menegakkan dan melaksanakan Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia sesuai peraturan organisasi.
Mengadakan hubungan kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan, organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan umumnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan dan kebudayaan.
Memelihara, membina dan mengembangkan kebudayaan nasional serta memelihara kebudayaan daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional.
Menyelenggarakan dan membina anak lembaga PGRI.
Memelihara dan mempertinggi kesadaran guru akan profesinya untuk meningkatkan mutu, keahlian, kemampuan, pengabdian, prestasi dan kerjasama.
Memelihara dan meningkatkan mutu keorganisasi PGRI.

BAB VIII
KODE ETIK DAN IKRAR GURU INDONESIA
Pasal 8
PGRI memiliki dan melaksanakan Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia.
Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia tersebut dalam ayat (1) pasal ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan peraturan tersendiri.

BAB IX
ATRIBUT
Pasal 9
PGRI memiliki atribut organisasi yang terdiri dari Lambang, Panji, Pakaian Seragam, Hymne dan Mars PGRI.
Atribut organisasi tersebut pada ayat (1) pasal ini diatur dalam ketentuan tersendiri.
BAB X
KEANGGOTAAN, KEWAJIBAN DAN HAK

Pasal 10
Yang dapat diterima menjadi anggota PGRI adalah warga negara Republik Indonesia, yang dengan sukarela mengajukan permohonan menjadi anggota serta memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam Anggaran Rumah Tangga.
Pasal 11
Keanggotaan berakhir :
atas permintaan sendiri;
karena diberhentikan, atau
karena meninggal dunia.
Pasal 12
Setiap anggota berkewajiban :
Menjunjung tinggi nama dan kehormatan organisasi serta Kode Etik dan Ikrar Guru Indonesia.
Mematuhi Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, peraturan-peraturan dan disiplin organisasi.
Melaksanakan program organisasi secara aktif.
Tatacara melaksanakan kewajiban anggota diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 13
(1) Setiap anggota mempunyai :
hak bicara;
hak suara;
hak memilih;
hak dipilih;
hak membela diri;
hak untuk memperjuangkan peningkatan harkat dan martabatnya;
hak memperoleh pembelaan dan perlindungan hukum.
(2) Tatacara penggunaan dan pelaksanaan hak anggota diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

BAB XI
SUSUNAN DAN PERANGKAT KELENGKAPAN ORGANISASI
Pasal 14
PGRI memiliki tata urutan/tingkat organisasi dengan susunan sebagai berikut :
Tingkat Nasional
Tingkat Provinsi.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply